Welcome To CompiereGuide.Blogspot.com

To read in English please Click here


Assalamu allaikum Wr Wb

Selamat datang di Blog CompiereGuide.blogspot.com, tempat untuk berbagi informasi tentang Open source ERP (Enterprise Resource Planning), khususnya Compiere, Adempiere dan OpenBravo.
Semoga informasi yang ada di blog ini, bisa bermanfaat.

Wassalam
Agung Budi Santosa

Friday, October 2, 2009

Rangkaian Training Sumatra Terhenti Gempa Padang

Rangkaian Training Adempiere yang kami selenggarakan untuk wilayah Sumatra yaitu Pekan Baru, Medan dan Padang pada awalnya berjalan dengan lancar sampai ahirnya harus terhenti karena adanya Gempa. Kota Padang adalah kota tujuan Training ketiga setelah Pekan Baru dan Medan. Di PekanBaru dan Medan sendiri training berjalan mulus dan lancar tanpa hambatan apapun. Namun justru di kota ketiga (terakhir) yaitu kota padang, Training harus terhenti sebelum jadwal berakhir dikarenakan terjadinya Gempa dahsyat seperti diliput oleh stasiun-stasiun TV. Training nya sendiri baru berjalan 1(satu) hari, dan training yang dimulai dari pagi hingga sore ini terpaksa harus dihentikan/ditunda karena situasi dan kondisi yang demikian parah akibat gempa sehingga tidak memungkinkan lagi untuk melanjutkan training. Dan rencananya Training tersebut akan di reschedule/dilanjutkan apabila situasi dan kondisi sudah memungkinkan, atau yang paling mungkin (dalam waktu dekat) adalah digabung dengan kota lain seperti Pekan Baru atau Medan, atau bisa juga dengan Jakarta. Gedung gedung rontok...
Saat itu pada tanggal 30 September 2000, pukul 17.18 (waktu menurut HP saya) Saya baru saja selesai menjelaskan Product type sebagai Item, Resource, Service dan Expense yang merupakan bagian pembahasan tentang Bab 4 Product ketika tiba tiba tanah bergerak bergelombang, dinding dinding bergetar, dan segala sesuatu yang tergantung bergoyang goyang kencang. Seketika kami sadar bahwa sedang terjadi Gempa. Orang orang Padang yang sudah sangat akrab dengan kejadian gempa dan bahkan pernah mendapatkan latihan evakuasi Tsunami, serta merta berhamburan keluar gedung, sayapun beruntung karena ketika memberikan training tempatnya tidak jauh dari akses pintu keluar.

Sesampai diluar gedung, tampak puluhan pengendara sepeda motor sudah jatuh terpelanting dari kendaraannya. Mobil mobil pada berhenti dan bergoyang goyang sendiri. Dari pengamatan saya, masyarakat padang sudah cukup mengerti bagaimana menghadapi gempa, mereka berlari ke jalan dan langsung jongkok atau duduk, saya sendiri yang baru pertama kali mengalami gempa seperti ini sempat terpelanting kekanan dan kekiri karena tidak berusaha untuk jongkok/duduk, baru kemudian mengikuti mereka setelah saya diingatkan oleh kawan saya agar duduk saja di aspal jalan.

Beberapa saat gempa berhenti setelah kira kira 30 detik, namun selang 1 detik kemudian datang lagi dengan kekuatan yang jauh lebih besar, dan kali ini diiringi dengan asap dan debu yang (mungkin)berasal dari gedung gedung yang sudah mulai pecah betonnya atau dindingnya. Gempa yang kedua ini sangatlah kuat sehingga menjatuhkan apa saja seperti meja, kursi, lemari dll serta untuk yang diluar gedung termasuk semua sepeda motor yang diparkir dipinggir jalan. Dan Gedung gedung yang tidak mampu menahan goncangan kuat tersebut, satu demi satu Rontok. Ruko yang tadinya 3 lantai tinggal tersisa 1 lantai atas (membenamkan 2 lantai dibawahnya), Gedung yang terbelah atau miring sebelah. Ada juga saya lihat sebuah gedung yang atapnya sudah berada ditanah, membenamkan lantai dan isinya. Dalam hitungan saya ada puluhan ruko dan gedung (atau mungkin ratusan) yang ambruk dan hancur. Keadaan ini diperparah dengan mulai terbakarnya beberapa gedung besar dan beberapa ruko, sehingga asap hitam membumbung dimana mana, kebakaran mengakibatkan akses jalan tetutup (oleh api dan puing2).

Masyarakat Padang yang sudah terbiasa menghadapi Gempa, dan bahkan pernah mendapatkan training menghadapi bencana Tsunami, saat itu langsung serta merta bergerak menjauh dari Kota (Kota Padang terletak dipinggir laut). Ada yang menggunakan Mobil, Motor atau bahkan hanya berlari. Dan dalam waktu kurang dari setengah jam, jalanan sudah sepi, tidak ada lagi orang yang tersisa meskipun masih nampak 1-2 orang yang mungkin berusaha menjaga rumah atau harta benda mereka.

Jadilah saya seperti orang hilang di kota yang tidak saya kenal (karena baru pertama kali datang ke Padang), ditengah2 reruntuhan bangunan/gedung yang ambruk mengubur siapapun dibawahnya, dan berada di lokasi dengan jalan jalan yang aksesnya banyak tertutup api dan asap yang berasal dari gedung yang terbakar, tanpa bisa menghubungi siapa siapa...

bersambung..





Baca Selengkapnya..

Thursday, September 24, 2009

ERP (Opensource) untuk Perkebunan, Bagian III

ADempiere Untuk Perkebunan Kelapa Sawit

Industri perkebunan Kelapa sawit saat ini di indonesia telah menjadi industri utama perkebunan, Namun sayangnya belum banyak Aplikasi ERP yang dapat mengakomodasi kebutuhan industri Perkebunan, khususnya Kebun Kelapa Sawit. Apabila ada umumnya harga aplikasi berikut implementasi dan training dari aplikasi ERP (propietary) tersebut cukup mahal. Bagaimana dengan ERP Opensource? apakah bisa mengakomodasi kebutuhan Perkebunan Kelapa wait?



ADempiere ERP sebagai aplikasi ERP yang berbasis Opensource, dapat mengakomodasi "Hampir semua" kebutuhan Untuk Perkebunan Kelapa Sawit. Kenapa saya katakan "Hampir semua", hal ini karena masih ada beberapa hal yang harus di customize agar ADempiere dapat di aplikasikan secara lebih maksimal. Ada beberapa tahapan idi dalam Industri perkebunan kelapa sawit yang perlu di akomodasi oleh ADempiere, yaitu proses: Lan clearing (pembersihan/penyiapan lahan), Proses Breeding/nursery (pembibitan dan perawatan bibit), Proses Planting (penanaman), Harvesting (pemanenan), Mill (pabrik CPO), serta pengelolaan biaya biaya (costing dari masing2 proses).

Land Clearing, Proses land clearing adalah proses pembersihan lahan dan penyiapan lahan agar dapat dimanfaatkan sebagai area perkebunan. Pada tahap ini Perusahaan perkebunan ada yang mengerjakan sendiri atau menggunakan jasa kontraktor, dalam hal menggunakan jasa kontraktor ADempiere akan membantu mengelola contract dengan kontraktor, menyusun scope or work, serta mengeluarakan Purchase Order (PO) pembelian jasa kepada kontractor untuk melakukan pembersihan lahan serta penyiapan lahan, Proses ini sendiri bisa berlangsung hingga satu tahan, dan biaya biaya sudah mulai dikeluarkan dan sudah mulai di catat di sistem.

Breeding / Nursery, Pada tahap ini perusahaan perkebunan ada yang membeli bibit siap tanam, atau ada yang membuat bibit sendiri. Untuk pembelian bibit, ADempiere dapat membantu untuk mengelola pembelian dengan Purchase order, sedangkan untuk Bibit yang di kembangkan dan dikelola sendiri ADempiere akan membantu mengelola proses pembibitan, mulai dari kecambah hingga bibit siap tanam berusia 1 tahun, bibit akan di invetarisir oleh sistem berdasar usia serta biaya biaya perawatan bibit akan di catat oleh sistem. Bibit yang telah berusia diatas 1 tahun apabila belum ditanam tetap akan dimaintain oleh sistem karena tetap akan membutuhkan biaya perawatan. Sebagian bibit mungkin ada yang dijual kepada pihak lain, dalam hal ini kita dapat mengelola penjualan menggunakan Sales Order (SO).

Planting, Tahap selanjutnya adalah penanaman, pada tahap ini bibit akan ditanam serta dirawat hingga pohon menghasilkan buah. Pada tahap ini Adempiere akan mencatat semua biaya biaya yang dikeluarkan untuk merawat kebun selama kebun dalam tahap ini, dimana nantinya biaya biaya ini harus di kompensasikan dengan hasil panen (setelah kebun menghasilkan).

Harvesting, Tahap berikutnya adalah tahap pemanenan dimana pada mas ini pohon kelapa sawit sudah mulai menghasilkan dan dipanen. Pada tahap ini sistem akan mencatat jumlah Tandan Buah Segar yang dipanen, jumlah biaya panen yang harus dibayarkan kepada buruh, serta biaya biaya lain seperti perawatan kebun, perawatan mesin, transportasi dan lain lain.

Pada akhir proses ADempiere akan membantu menghitung total pendapatan dari panen, penjualan bibit serta pemasukan lain serta total biaya yang dikeluarkan mulai proses Land Clearing hingga Harvesting, dan pada akhirnya akan menghasilkan laporan akunting seperti Balance sheet, Statement of Account, Income statement (laporan Rugi Laba ) dan lain lain, dan semua proses ini dilakukan pada sistem yang terintegrasi dan secara realtime.

Dari uraian diatas, dalam Implementasi ADempiere ERP untuk perkebunan kelapa sawit ada beberapa hal yang perlu dicermati yaitu:

Apa kelebihan ADempiere untuk Perkebunan Kelapa Sawit?

ADempiere merupakan solusi ERP lengkap yang berbasis Opensource, sehingga kita tidak perlu membayar lisensi software (dimana hal ini merupakan penghematan yang luar biasa) namun memiliki modul modul yang cukup lengkap sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan Industri Perkebunan Kelapa sawit.

Apa Kelamahan ADempiere untuk Perkebunan Kelapa Sawit?

Kelemahan ADempiere adalah dimana pada proses detil operasional kita harus melakukan beberapa customisasi karena modul yang ada tidak bisa di implementasikan secara maksimal. Dalam hal ini kemampuan dari Konsultan/Implementor harus cukup kuat agar dapat mengakomodasi seluruh proses bisnis perkebunan kelapa sawit sehingga dapat menghasilkan solusi sistem seperti yang diinginkan.

Regards,
Agung Budi Santosa
agung_bs@yahoo.com

Baca Selengkapnya..

Saturday, September 12, 2009

Training ADempiere MEDAN - Pekan Baru - Padang

ADEMPIERE ESSENTIAL TRAINING
(Special Class / Semi Private Class)

Pekan Baru, 17-18 September 2009

MEDAN, 24-25 September 2009

PADANG, 4-5 Oktober

Materi Training silahkan lihat di link berikut



Baca Selengkapnya..

Monday, September 7, 2009

JADWAL TRAINING SEPTEMBER 2009

ADEMPIERE ESSENTIAL TRAINING
(Special Class / Semi Private Class)

Jakarta 12-13 September 2009

ADEMPIERE ESSENTIAL TRAINING
(Class Training)

Jogja 15-16 September 2009

ADEMPIERE TECHNICAL TRAINING
(Class Training)

Jogja 17-18 September 2009


I. ADEMPIERE ESSENTIAL TRAINING
Pelatihan ini ditujukan kepada siapa saja yang akan menangani dan mengoperasikan ADEMPIERE ERP. Anda akan belajar segala sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat ADEMPIERE ERP siap untuk digunakan oleh user termasuk instalasi, konfigurasi, dan mengelola fungsional operasional ADEMPIERE.

Kompetensi
Setelah selesai mengikuti pelatihan, diharapkan peserta akan mampu untuk:
* Mengenal kemampuan dan keunggulan keunggulan ADEMPIERE ERP.
* Menginstal ADEMPIERE pada sistem operasi Windows
* Melakukan Implementasi dan konfigurasi dasar
* Merawat Business Partner, Pruduct, dan Pricing
* Merawat Purchase, Material Mangement, Sales, Receipt & Payment
* Melakukan konfiugurasi Akuntansi dan Financial Report.

Siapa yang harus ikut Pelatihan ini
* User / Pengguna maupun Calon pengguna Sistem ADEMPIERE
* Calon Administrator ADEMPIERE
* Dosen / Pelajar / Mahasiswa yang ingin mempelajari ADEMPIERE.
* Praktisi IT, praktisi akuntansi, pekerja, pelaku bisnis, serta orang orang yang yang ingin mempelajari ADEMPIERE.

Prasyarat:
Dalam rangka peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, peserta harus memenuhi syarat sebagai berikut:
* Dapat mengoperasikan komputer dalam lingkungan sistem operasi windows, Bisa mengetik, mengatur file dan folder, dan mengatur parameter sistem.
* Peserta yang mengetahui konsep dasar Sistem ERP (Enterprise Resource Training) akan sangat membantu proses belajar, meskipun ini bukanlah syarat mutlak.

Materi Pelatihan:
• Introduction of ADEMPIERE
• ADEMPIERE Installation.
• Common Function and Command.
• Implementation anda Basic Setting.
• Business Partner.
• Products.
• Pricing.
• Procurement.
• Material Mangement.
• Order Management.
• Payment, Receipt and Open Item
• Performance Analysis (Accounting).
• Info and Reporting.
• Security and Utility


II. ADEMPIERE TECHNICAL TRAINING

Pelatihan ini ditujukan kepada siapa saja yang akan menangani dan mengoperasikan ADEMPIERE ERP. Training di desain sebagai lanjutan dari Adempiere Essential Training, dimana anda akan belajar lebih dalam mengenai segala sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat ADEMPIERE ERP siap untuk digunakan oleh user serta langkah langkah implementasi.

Kompetensi
Setelah selesai mengikuti pelatihan, diharapkan peserta akan mampu untuk:
* Melakukan instalasi dan konfigurasi ADEMPIERE
* Melakukan Implementasi dan konfigurasi dasar
* Melakukan konfigurasi Business Partner, Product, dan Pricing
* Melakukan konfigurasi transaksi Purchase, Material Mangement, Sales, Receipt & Payment
* Melakukan konfigurasi Akuntansi dan Financial Report.

Siapa yang harus ikut Pelatihan ini
* User / Pengguna maupun Calon pengguna Sistem ADEMPIERE
* Calon Administrator ADEMPIERE
* Dosen / Pelajar / Mahasiswa yang ingin mempelajari ADEMPIERE.
* Praktisi IT, praktisi akuntansi, pekerja, pelaku bisnis, serta orang orang yang yang ingin mempelajari ADEMPIERE.

Prasyarat:
Dalam rangka peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, peserta harus memenuhi syarat sebagai berikut:
* Dapat melakukan instalasi dan mengoperasikan dasar dasar operasional Adempiere, atau pernah mengikuti training Adempiere Essential Training.
* Mengetahui konsep dasar Sistem ERP (Enterprise Resource Training)

Materi Pelatihan:
• Initial Cient Setup & Basic Configuration
• Business Partner.
• Products & Pricing
• Requisition to Pay
• Material Mangement.
• Quote to Cash
• Project Management
• Payment, Receipt and Open Item
• Performance Analysis (Accounting).
• Info and Reporting.
• Security and Utility

BIAYA TRAINING

- ADEMPIERE ESSENTIAL TRAINING

(Special Class / Semi Private Class)

Jakarta 12-13 September 2009 (2 days)
Rp. 2,500,000,-

- ADEMPIERE ESSENTIAL TRAINING
(Class Training)

Jogja 15-16 September 2009 (2 days)
Rp 1,700,000,-

- ADEMPIERE TECHNICAL TRAINING
(Class Training)

Jogja 17-19 September 2009 (3 days)
Rp 3,500,000,-


Peserta akan mendapatkan:
a. Cofee & snack
b. 1X Lunch / Buka Puasa
c. Training Kit:
- Buku " Implementasi ERP dengan ADEMPIERE" (dalam Bahasa Indonesia).
- CD Kompilasi Software ADEMPIERE, PostgreSQL, JDK, dll

Catatan: Peserta masing masing diharuskan membawa laptop dengan spesifikasi minimum Pentium 4 dengan memory minimal 512 MB.

Untuk Info lebih lanjut silahkan menghubungi:

1. Yusti , Email: sales@alphamedia.co.id atau yustilawati@yahoo.com HP : 0881 2724732
2. Agung, Email: agung@alphamedia.co.id atau agung_bs@yahoo.com HP: 0811 776230
3. Anita, Email: anita_intan13@yahoo.co.id

Pendaftaran :
1. Download dan Isi Formulir Pendaftaran("klik kanan" dan "save link as": disini ), kemudian kirimkan ke yustilawati@yahoo.com
2. Kirimkan transfer uang pendaftaran ke:
Rekening BCA No. Rek. : 326 126 9234 a/n Agung Budi Santosa.

Catatan:
Bukti transfer harap dibawa ketika hari pertama training.

Pendaftaran ditutup 1 minggu sebelum Jadwal Pelatihan (untuk masing masing kota)
===================
Download Formulir Pendaftaran




Baca Selengkapnya..

Sunday, August 30, 2009

ERP (Opensource) untuk Perkebunan, Bagian II

ERP (Opensource) untuk Perkebunan, Bagian II

Topic: Adempiere Untuk Perkebunan Kelapa sawit


Bisnis perkebunan khususnya kelapa sawit merupakan bisnis yang spesifik yang memiliki business process yang berbeda dengan bidang bisnis yang lain. Saat ini di pasaran bisa dijumpai aplikasi ERP perkebunan yang memang di buat khusus untuk usaha perkebunan, selain itu ada juga beberapa Aplikasi ERP propietary yang mencoba masuk ke industri perkebunan dengan melakukan beberapa customisasi yang dibutuhkan untuk bisnis perkebunan kelapa sawit. Namun aplikasi aplikasi tersebut jumlahnya masih sangat terbatas disamping itu dana yang dibutuhkan untuk implementasi aplikasi tersebut juga lumayan besar, bagaimana dengan Solusi ERP Opensource?



Sejauh ini saya melihat, bahwa apa yang dibutuhkan di perkebunan kelapa sawit bisa di akomodasi dengan baik oleh modul modul yang adai di ERP Opensource khususnya Adempiere, tentu saja kita harus dituntut untuk kreatif menggunakan modul modul yang ada dan apabila diperlukan kita bisa melakukan sedikit customize. Berikut ini ilustrasi tentang hal hal yang dibutuhkan oleh perusahaan perkebunan dengan menggunakan Adempiere.

Bagian Purchasing / pembelian.

Proses pembelian barang di perkebunan umumnya menggunakan 2 metode. Metode yang pertama adalah dengan PR/PP (Purchase Request/Permintaan Pembelian), dimana proses pembelian diawali dengan permintaan pembelian oleh staff lapangan / mandor. PR / PP ini nantinya harus di approve oleh pihak tertentu (misalnya manager) sebelum kemudian di jadikan Purchase Order. Metode kedua adalah dengan RFQ (Request For Quotation) dimana pihak perkebunan akan meminta para supplier/vendor untuk menyampaikan penawaran terhadap barang yang dibutuhkan oleh perusahaan. RFQ ini akan dikumpulkan dan diseleksi sebelum kemudian dijadikan Purchase Order. Kedua metode diatas sudah ada di Adempiere dan siap untuk digunakan, sehingga untuk proses purchasing / pembelian Adempiere bisa diterapkan secara langsung tanpa customisasi.

Bagian Penjualan

Seperti halnya pada bagian pembelian, pada proses penjualan Adempiere juga bisa diterapkan secara langsung tanpa harus melakukan customisasi. Proses penjualan bisa diawali dengan pembuatan Quotation atau bisa langsung dengan menerbitkan Sales Order. Beberapa fasilitas Sales yang bisa digunakan untuk mendukung kegiatan penjualan seperti commision, distribution, dll.

Bagian Pembibitan

Bagian pembibitan merupakan bagian yang mengurusi proses pembibitan mulai dari kecambah hingga menjadi bibit siap tanam. Bibit bibit tersebut ada yang di beli, ada yang kemudian dijual, serta umumnya adalah dipakai sendiri. Bibit kelapa sawit umumnya dikelompokkan dalam beberapa kelompok umur, misalnya kelompok umur 3bulan, kelompok umur 6 bulan, dan 12 bulan. Di adempiere kita bisa mengelompokkan bibit ini sebagai item dengan nilai cost yang berbeda beda sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan bibit tersebut. Beberapa effort yang harus dilakukan adalah agar biaya biaya perawatan bibit mulai dari bulan pertama hingga usia 12 bulan bisa di capture dan bisa menjadi bagian dari total cost dari operasional bagian pembibitan, terutama ketika bibit sudah berumur 12 bulan (usia tanam bibit) namun belum bisa ditanam (karena satu dan lain hal), maka bibit tersebut masih akan terus harus dirawat sehingga akan membutuhkan biaya sehingga biaya harus terus di record.

Bersambung…….

Baca Selengkapnya..

Thursday, July 23, 2009

ERP (Opensource) untuk Perkebunan Bagian 1


ERP Untuk Perkebunan

Sektor industri perkebunan, seperti perkebunan kelapa sawit dan karet, dan lain lain merupakan penghasil devisa nonmigas terbesar di tanah air. Sayang, sektor ini belum digarap secara profesional. Hampir 80% industri perkebunan masih belum memanfaatkan IT, khususnya aplikasi enterprise resource planning (ERP), untuk mengintegrasikan proses bisnis mereka.

Seandainya para perusahaan perusahaan perkebunan di indonesia dapat menerapkan ERP sehingga proses bisnis lebih efisien dan keuntungan bisa ditingkatkan tentu saja usaha agro industri akan bisa lebih berkembang, hasil perkebunan indonesia dapat lebih bersaing di dunia internasional serta dapat meningkatkan devisa negara.

Penerapan ERP untuk industri perkebunan sesungguhnya tidaklah jauh berbeda dengan industri industri yang lain. Sepertihalnya industri yang lain didalam industri perkebunan juga menerapkan modul Material management, Requisition to Pay (Purchasing Management), Quote to Cash (Sales management), Accounting, Services dan lain lain.

Dalam beberapa kali kesempatan, saya mempunyai kesempatan berinteraksi dengan perusahaan perusahaan perkebunan di Indonesia, ada hal menarik yang saya temui di perusahaan perkebunan di Indonesia yaitu umumnya mereka memiliki jenis usaha yang cukup beragam baik dikelola dibawah divisi tersendiri maupun sebagai anak perusahaan , sebagai contoh: Sebuah perusahaan perkebunan Kelapa sawit di Riau memiliki beberapa bidang usaha yang berbeda beda seperti: Pembibitan, Kebun Induk, Pabrik CPO, Pengelolaan Pelabuhan, Perikanan, Peternakan, dan Rumah sakit/Klinik. Disamping itu mereka umumnya juga memiliki usaha usaha binaan (milik petani) yang jumlahnya cukup banyak.

Sehingga ketika kita akan menerapkan ERP pada perusahaan perkebunan tersebut tentu saja harus mampu meng-cover seluruh aspek bidang usaha yang ada, dan disini letak kesulitannya karena untuk memenuhi hal tersebut akan membutuhkan banyak kustomisasi. Sebut saja untuk Rumah sakit / klinik , dimana opensource ERP seperti Adempiere, Compiere atau Openbravo belum sepenuhnya mensupport bidang industri tersebut (tanpa kustomisasi). Demikian halnya juga untuk Pelabuhan dan Pabrik CPO (proses continuous, repetitive).

Sebaliknya apabila perusahaan tersebut adalah murni perkebunan, tidaklah terlalu sulit untuk menerapkan Opensource ERP baik Compiere, Adempiere atau Openbravo pada perusahaan tersebut. Namun sayangnya perusahaan yang murni perkebunan tersebut rata rata skalanya masih perusahaan kecil dan menengah dimana masih dikelola secara tradisional sehingga kebutuhan akan ERP belum menjadi prioritas.

Beberapa tantangan lain dalam penerapan ERP di perkebunan adalah Infrastruktur dimana kita tahu umumnya lokasi perkebunan berada di remote area yaitu jauh dari kota sehingga ketersediaan jaringan LAN dan internet hanya bisa dipenuhi dengan sistem wireless dan VSAT.
Sehingga dalam berbagai kesempatan untuk penggunaan ERP di perkebunan saya lebih menyarankan ERP berbasis web, hal ini bisa dipenuhi dengan menggunakan Adempiere atau Openbravo, dan apabila perusahaan memiliki budget untuk membeli lisensi bisa juga dipertimbangkan untuk menggunakan Compiere Profesional Edition.
Sehingga kita bisa meletakkan server di kantor pusat (misalnya di jakarta) dan dari lokasi perkebunan (misal di sumatera, kalimantan, dll) cukup menghubungkan komputer ke internet dan membuka aplikasi ERP menggunakan internet browser. Dengan demikian biaya pemeliharaan dan perrawatan server juga dapat di minimalisir.

Disamping infrastruktur, SDM IT untuk perkebunan juga perlu dibina dan dikembangkan dengan baik, terutama dalam menangani aplikasi ERP, hal ini mengingat dewasa ini perusahaan perkebunan umumnya masih belum menggunakan aplikasi terintegrasi seperti ERP. Untuk hal tersebut perlu adanya sosialisasi dan training aplikasi ERP terhadap karyawan perekebunan sebelum proses implementasi dilakukan.

Bersambung ......


Salam Hangat
Agung BS
==============================================================
Tulisan Berikutnya: Penerapan ERP untuk divisi Pembibitan, Kebun Inti dan Inventory
==============================================================



Baca Selengkapnya..

Sunday, July 12, 2009

Update July 2009

Dear rekan rekan pembaca setia Blog CompiereGuide. blogspot.com

Beberapa minggu ini saya fakum menulis artikel baru, meskipun update comment dan menjawab pertanyaan - pertanyaan tetap saya lakukan. Hal tersebut dikarenakan beberapa hal, yang pertama karena kesibukan yaitu ada beberapa project yang sedang saya tangani sehingga harus traveling bolak balik ke Bali dan jogja, yang kedua karena jatuh sakit (kecapekan kali ya..) yaitu terkena flu, batuk, pilek (masih untung nggak kena flu babi hehe..), dan yang ketiga karena sibuk dan sakit tersebut jadi belum bisa / belum sempat menulis artikel artikel baru. Semoga hal ini tidak mengurangi semangat teman teman yang ingin terus belajar ERP Compiere, Adempiere maupun Openbravo.

Saya ingin mengupdate beberapa hal, yang pertama adalah tentang Buku. Banyak sekali yang menanyakan buku Adempiere, yang saat ini pengerjaannya baru mencapai 50%. Maklum karena mengerjakannya juga disela sela kesibukan menggarap project dan aktivitas lain sehingga progress nya sangat lambat. Sedangkan Buku Openbravo lebih parah lagi, yaitu kurang dari 25%. Semoga saya bisa segera menyelesaikan buku buku tersebut, minimal untuk menuntaskan ambisi pribadi (hehehe..) sukur sukur bisa membantu orang lain terutama dalam belajar ERP.

Sedangkan untuk kegiatan training, mirip dengan kegiatan menulis buku, juga agak keteter. Untuk sementara waktu ini saya hanya bisa melayani in-house training. Untuk reguler training dimana umumnya cukup banyak menyita waktu untuk persiapan dan pelaksanaannya, untuk sementara belum bisa kami wujudkan setidaknya untuk bulan bulan ini.

Bagi teman teman yang ingin mengcopy installer Compiere, Adempier Atau Openbravo karena tidak bisa download (ukuran file yang terlalu besar), silahkan menemui saya untuk mengcopy file file tersebut dari laptop saya, untuk janjian bisa kirim email ke saya atau via YM.
Demikian juga bagi yang ingin sekedar ketemu, silaturahmi, diskusi dll silahkan saja, saya selalu terbuka untuk hal hal yang positif.

Salam
Agung









Baca Selengkapnya..

Saturday, May 30, 2009

Compiere Cloud Edition

Compiere baru saja (11 maret 2009) merelease Compiere Cloud Edition.
Berikut ini release lengkapnya:

Redwood Shores, Calif. – Mar. 11, 2009 – Compiere, Inc., a global provider of open source business solutions, today announced immediate availability of Compiere Cloud Edition ERP software on the Amazon (NASDAQ: AMZN) Elastic Compute Cloud (Amazon EC2). Compiere Cloud Edition is a comprehensive business application that automates processes from Accounting, to Purchasing, Order Fulfillment, Manufacturing, Warehousing and CRM. Compiere's Cloud Edition is delivered with a complete technology stack, certified by Compiere, comprised of an operating system, application server, and database that can be deployed on Amazon EC2 in a matter of minutes.

The combination of Compiere Cloud Edition and Amazon EC2 provides a convenient virtual computing environment that reduces the cost of ERP deployment by eliminating up-front capital costs for hardware and software, while also reducing ongoing IT infrastructure support costs. Based on internal estimates, Compiere Cloud Edition can save companies up to 80 percent in the total cost of ownership of ERP software.

"We are pleased that Compiere is leveraging Amazon EC2 to offer their customers more options in deploying cost-effective, flexible and dependable ERP solutions," said Steve Rabuchin, director of developer relations and business development for Amazon Web Services.



According to Geoffrey Mobisson, managing director of Levementum, a Compiere system integration partner, "The Cloud Edition provides broad-scale access to comprehensive ERP technology that previously was available only to large companies with extensive budgets. With our experience successfully implementing customers on Amazon EC2, we are convinced this offering meets the market demand for more cost-effective business solutions, and significantly raises the bar for other ERP vendors."

With Compiere Cloud Edition, customers can leverage the advantages of cloud computing technology to instantly scale the application up or down, depending on their particular needs. Cloud computing allows IT departments to increase capacity or add capabilities "on the fly" without investing in new hardware, personnel or software by accessing virtual servers available over the Internet to handle computing needs. Compiere is deployed in a secure, private environment, giving customers total control of their application and computing resources.

Don Klaiss, president and CEO, Compiere said, "We are excited to be first to offer ERP users the convenience of utility computing, the lower operating costs of cloud computing, and far more flexibility than other available SaaS alternatives. Cloud Edition users, operating in their own secure environment, can quickly and easily customize their Compiere system without programming. Compiere Cloud Edition is the logical next step in our commitment to making ERP easier and more affordable to own, implement and use."

Compiere Cloud Edition subscriptions include application support, service packs and access to Compiere automated upgrade tools. In addition, Compiere or its partners can provide additional services including implementation, customization, integration and customer-specific cloud images.

Compiere Cloud Edition is available immediately through Compiere and its authorized partners. For more information, including pricing, contact info@compiere.com or +1 (650) 517-5900.

=============



Baca Selengkapnya..